Dolar Melemah di Tengah Meredanya Ketegangan AS-China

Kurs dolar AS diperdagangkan lebih rendah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Senin (Selasa pagi WIB). Dolar melemah karena minat investor terhadap mata uang safe-havenseperti greenback menurun di tengah berkurangnya ketegangan hubungan perdagangan AS-China.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,46% menjadi 89,027 di akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,2456 dari USD1,2367 di sesi sebelumnya, dan pound Inggris meningkat menjadi USD1,4228 dari USD1,4145 di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7734 dari USD0,7713.

Dolar AS dibeli 105,25 yen Jepang, lebih tinggi dari 104,84 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9448 franc Swiss dari 0,9467 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,2867 dolar Kanada dari 1,2863 dolar Kanada.

Pasar global sangat terkejut pekan lalu setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani memorandum eksekutif yang dapat mengakibatkan pengenaan tarif besar hingga USD60 miliar atas impor dari China serta pembatasan lebih tajam pada investasi Tiongkok.

Namun risiko para investor berkurang, setelah Wakil Perdana Menteri Tiongkok Liu He melakukan percakapan telepon dengan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mendesak upaya bersama untuk menjaga stabilitas hubungan perdagangan China-AS.

Para analis mengatakan bahwa kekhawatiran perang perdagangan sedang surut dan investor bergerak kembali ke kelompok aset-aset yang menawarkan tingkat pengembalian relatif menarik.

Post Terkait