Dolar AS Lagi Melemah, Rupiah Ambil Untung ke Rp13.329/USD

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat, lantaran mata uang Paman Sam tersebut tengah tertekan. Dolar AS tertekan seiring dengan pernyataan terbaru dari seorang pejabat penting Federal Reserve.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rupiah pada perdagangan spot exchange rate di pasar Asia menguat 4 poin atau 0,03% menjadi Rp13.329 per USD. Pagi ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp13.325-Rp13.335 per USD.

Sementara Yahoofinance mencatat, Rupiah menguat 9 poin atau 0,07% menjadi Rp13.327 per USD. Dalam pantuan Yahoofinance, Rupiah berada dalam rentang pergerakan Rp13.323 per USD hingga Rp13.336 per USD.

Kurs dolar AS diperdagangkan melemah terhadap sebagian besar mata uang lainnya. Investor mempertimbangkan ucapan Gubernur Federal Reserve Lael Brainard yang mengatakan bahwa bank sentral AS harus berhati-hati dalam menaikkan suku bunga acuannya, sementara inflasi tetap lemah.

Sementara itu, greenback mencapai level terendah terhadap dolar Kanada dalam lebih dari dua tahun setelah bank sentral Kanada (Bank of Canada/BoC) mengejutkan banyak orang dengan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1,00% menyusul kenaikan pada Juli.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama turun 0,03% menjadi 92,220 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1923 dari USD1,1905 dan poundsterling Inggris naik menjadi USD1,3049 dari USD1,3027.

Post Terkait