Dolar Kembali Perkasa Menembus Rp 13.500

Laju nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah sore ini setelah sempat menguat tipis. Sore ini, dolar AS berada di posisi Rp 13.503. Posisi ini lebih lemah ketimbang posisi penutupan kemarin sore di Rp 13.455.

Posisi tertinggi ada di Rp 13.522 dan terendah di Rp 13.460. Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ini memang banyak didominasi oleh sentimen yang terjadi di luar negeri.

Sebelumnya, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Mirza Adityaswara, pernah mengatakan sejak 22 September rupiah melemah 2,2% terhadap dolar AS. Kemudian yen Jepang melemah 1,7% terhadap dolar AS; dolar Singapura melemah 1,6% dari dolar AS.

Kondisi menguatnya dolar AS terhadap sejumlah mata uang global karena ada tiga faktor. Pertama soal rencana Presiden AS, Donald Trump, memangkas tarif pajak. Ini menurut Mirza, akan menjadi harapan baru bagi perekonomian AS yang bisa tumbuh lebih cepat.

“Maka ada kemungkinan suku bunga acuan meningkat lebih cepat lagi,” ujar Mirza.

Post Terkait