Dolar AS Berhasil Menguat Usai Bank Sentral Eropa Tahan Suku Bunga

Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Dolar menguar setelah Bank Sentral Eropa (ECB) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga dasar zona euro sebesar 0,00%.

Suku bunga pinjaman marjinal dan suku bunga simpanan masing-masing 0,25% dan minus 0,40%, menurut ECB. Mengenai langkah-langkah kebijakan moneter nonstandar, pembelian berdasarkan program pembelian aset (APP) akan berlanjut pada kecepatan bulanan saat ini 60 miliar euro (sekitar USD70,8 miliar) sampai akhir Desember 2017.

Dari Januari 2018, pembelian aset bersih dimaksudkan akan dilanjutkan pada kecepatan bulanan sebesar 30 miliar euro (sekitar USD35,4 miliar) sampai akhir September 2018, atau lebih.

Mata uang bersama itu turun lebih dari 1,2% terhadap dolar AS setelah pengumuman tersebut. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,94% menjadi 94,590 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1668 dari USD1,1810 dan poundsterling Inggris turun menjadi USD1,3165 dari USD1,3255. Dolar Australia turun menjadi USD0,7674 dari USD0,7698.

Dolar AS dibeli 113,93 yen Jepang, lebih tinggi dari 113,72 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9967 franc Swiss dari 0,9888 franc Swiss, dan naik tipis menjadi 1,2839 dolar Kanada dari 1,2805 dolar Kanada.

Post Terkait