Dolar AS Menguat Didukung Data Ekonomi Positif

Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena data ekonomi yang keluar dari negara tersebut positif.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, meningkat 0,39% menjadi 89,372 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,2401 dari USD1,2456 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,4154 dari USD1,4228 di sesi sebelumnya. Dolar Australia jatuh menjadi USD0,7687 dari USD0,7734.

Dolar AS dibeli 105,52 yen Jepang, lebih tinggi dari 105,25 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS juga naik menjadi 0,9471 franc Swiss dari 0,9448 franc Swiss, dan menguat menjadi 1,2876 dolar Kanada dari 1,2867 dolar Kanada.

Produk Domestik Bruto (PDB) riil AS meningkat pada tingkat tahunan 2,9% di kuartal keempat 2017, di atas konsensus pasar 2,7%, menurut perkiraan ketiga yang dirilis oleh Departemen Perdagangan.

Revisi naik dalam PDB riil mencerminkan revisi naik untuk belanja konsumsi pribadi dan investasi persediaan swasta, kata departemen itu.

PDB riil AS meningkat 2,3% pada 2017, jauh lebih tinggi dari pertumbuhan 1,5% pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, Pending Home Sales Index (indeks penjualan rumah yang pengurusannya belum selesai) tumbuh 3,1% menjadi 107,5 pada Februari dari angka direvisi turun 104,3 pada Januari, menurut National Association of Realtors.

Post Terkait