Diserbu Aksi Jual, IHSG Melempem ke 5.862

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diserbu aksi jual investor lokal pasca cetak rekor akhir pekan lalu. Siang ini, IHSG melempem di 5.862.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat. Dolar AS berada di posisi Rp 13.354 dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu Rp 13.361.

Pada perdagangan preopening, IHSG turun tipis 0,424 poin (0,01%) ke level 5.893,417. Sedangkan Indeks LQ45 melemah tipis 0,107 poin (0,01%) ke level 982,283.

Membuka perdagangan awal pekan, Senin (21/8/2017), IHSG naik tipis 6,031 poin (0,10%) ke level 5.899,872. Indeks LQ45 menguat tipis 0,774 poin (0,08%) ke level 983,164.

Sayang, tren penguatan tak berlanjut hingga jeda siang. IHSG tergerus 31,293 poin (0,53%) ke 5.862,584. Indeks LQ45 jatuh 6,401 poin (0,65%) ke 975,989.

IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 5.901,583 dan terendah di 5.862,423. Transaksi siang ini cenderung sepi didominasi aksi jual investor lokal. Hingga siang ini, telah terjadi 177.914 kali transaksi sebanyak 3,2 miliar lembar saham senilai Rp 2,3 triliun.

Laju IHSG diwarnai pelemahan 9 sektor saham. Pelemahan paling dalam dialami sektor konsumsi yang tergerus sebesar 1,95%. Sebanyak 123 saham menguat, 190 saham melemah dan 108 saham stagnan.

Akhir pekan lalu IHSG berakhir stagnan. Namun, selama perdagangan sesi dua IHSG sempat mencetak rekor intraday baru di 5.912,116.

Siang ini, bursa-bursa Asia diperdagangkan cenderung menguat. Hanya pasar saham Jepang yang melemah.

Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 berkurang 64,51 poin (0,33%) ke level 19.405,90.
  • Indeks Hang Seng bertambah 130,58 poin (0,48%) ke level 27.178,15.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 9,02 poin (0,28%) ke level 3.277,74.
  • Indeks Straits Times menguat 1,55 poin (0,05%) ke level 3.253,54.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya Multi Prima (LPIN) naik Rp 260 ke Rp 1.495, Mitra Adierkasa (MAPI) naik Rp 250 ke Rp 6.875, Jembo Cable (JECC) naik Rp 190 ke Rp 5.000 dan Bank Mayapada (MAYA) naik Rp 140 ke Rp 3.550.

Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Gudang Garam (GGR) turun Rp 2.300 ke Rp 71.700, Chandra Asri (TPIA) turun Rp 500 ke Rp 22.800, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 475 ke Rp 49.000 dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 350 ke Rp 20.225.

Post Terkait