Dengan Berapi-api, Calon Jamaah First Travel Teriak: Tolong Pak Jokowi Turun Tangan!

Kesal tidak juga mendapat kejelasan dari agen perjalanan umrah berkantor pusat di Depok, terkait keberangkatan ke tanah suci dan pengembalian uang jamaah yang batal berangkat, jamaah First Travel meminta dukungan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Siti, mewakili para jamaah yang merasa kecewa mengungkapkan kekecewaannya akibat Presiden Direktur First Travel Andika Surachman batal menemui para calon jamaah. Padahal sebelumnya mereka telah dijanjikan untuk bertemu hari ini.

Andika, kata Siti telah mengatakan bakal menemui para jamaahnya untuk memberikan keterangan dan klarifikasi terkait kasus yang menimpa penyedia layanan keberangkatan umrah, yakni mengenai penghentian kegiatan penghimpunan dana untuk paket promo umrah senilai Rp14,3 juta oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kami di sini menunggu, meminta komitmen mereka mengembalikan dana kami yang sudah ditunggu tapi belum keluar. Sudah dijanjikan kembali (setelah) 90 hari (kerja). Enggak sebentar ya dan itu tidak termasuk Sabtu Minggu dan libur,” katanya di Kantor First Travel, Depok, Jumat (28/7/2017).

Dia pun meminta pemerintah dan seluruh pihak berwenang untuk membantu mereka menuntut keadilan dan hak mereka yang merasa menjadi korban First Travel. Mereka meminta uang yang sudah mereka bayarkan untuk umrah segera dikembalikan.

“Saya harap pemerintah, Kementerian Agama, dan pihak berwenang lainnya untuk segera cekal orang ini masukan orang ini ke dalam daftar cekal,” ujarnya sembari berharap pihak berwenang dapat memastikan Bos First Travel tidak kabur guna menghindari tanggung jawab.

“Tolong Pak Jokowi (Presiden Joko Widodo) turun tangan,” sorak para jamaah lainnya yang geram dengan perlakuan First Travel.

Post Terkait