Data Ekonomi Positif Buat Dolar AS Melaju ke Zona Hijau

Kurs dolar AS diperdagangkan menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena investor mencerna sejumlah laporan ekonomi positif.

Dalam pekan yang berakhir 30 September, angka pengangguran secara musiman turun 12.000 dari tingkat minggu sebelumnya yang tidak direvisi menjadi 260.000, lebih rendah dari konsensus pasar sebesar 265.000, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Kamis (5/10/2017).

Rata-rata pergerakan 4-minggu mencapai 268.250, turun 9.500 dari rata-rata minggu lalu yang tidak direvisi 277.750, kata departemen tersebut.

Pesanan baru AS untuk barang-barang manufaktur pada Agustus, naik dalam dua dari tiga bulan terakhir, meningkat 5,4 miliar dolar AS, atau 1,2 persen menjadi 471,7 miliar dolar AS, mengalahkan perkiraan pasar, Departemen Perdagangan mengatakan pada Kamis (5/10).

Dalam laporan terpisah, departemen tersebut mengumumkan bahwa defisit barang dan jasa mencapai USD42,4 miliar pada Agustus, turun USD1,2 miliar dari angka direvisi pada Juli.

Para analis mengatakan bahwa membaiknya data ekonomi AS bersamaan dengan prospek pemotongan pajak AS, telah mendorong mata uang AS menguat dalam beberapa pekan terakhir.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, meningkat 0,53 persen menjadi 93,957 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1704 dolar AS dari 1,1763 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun ke 1,3112 dolar AS dari 1,3247 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7789 dolar AS dari 0,7860 dolar AS.

Dolar AS dibeli 112,84 yen Jepang, lebih tinggi dari 112,79 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS juga meningkat menjadi 0,9789 franc Swiss dari 0,9749 franc Swiss, dan bergerak naik ke 1,2570 dolar Kanada dari 1,2476 dolar Kanada.

Post Terkait