Cerita Cofounder Home Depot Donasikan Setengah Kekayaannya

Di usia 88 tahun, Cofounder Home Depot Bernie Marcus tergesa-gesa. Dia ingin segera mem berikan lebih dari setengah kekayaannya yang mencapai USD4,2 miliar, sebelum dia meninggal dunia.

Di rumahnya di Atlanta awal musim panas tahun ini, Marcus berjalan di aula Grady Memorial Hospital, tempat yayasan non profitnya, The Marcus Foundation, mendonasikan sekitar USD50 juta selama beberapa tahun terakhir. Saat ini, Marcus membantu membuka klinik baru untuk pasien rawat jalan di Grady’s Marcus Stroke and Neuroscience Center. Saat ini, Marcus memiliki tahap baru dalam rencananya untuk mengubah Grady menjadi salah satu pusat penyakit stroke ternama di wilayah tenggara AS. “Kami sangat bangga dengan ini. Kami bangga sepenuhnya di mana orang dibantu di sini. Orang disela matkan di sini, setiap hari,” papar Marcus, dikutip Fox5atlanta.com.

Grady merupakan penyedia la yan an kesehatan terbesar di kawasan te-rsebut yang hampir saja tutup satu dekade lalu. “Sekarang, dengan bantuan Marcus Foundation, rumah sakit itu memiliki pusat trauma baru dan menjadi pusat perawatan pasienstrokedari Georgiadannegara bagian lainnya,” ujar Direktur Medis Marcus Stroke Center Dr Mike Frankel. “Ini tidak seperti 10 tahun lalu. Jadi, dengan hadiah dari Bernie Marcus, kami dapat menciptakan pusat perawatan dan menarik para dokter dan pakar terbaik serta benar-benar disiapkan untuk mena – ngani penyakit yang sangat umum ini,” papar Frankel.

Pada 2010, Bernie dan istrinya, Billi Marcus, menandatangani Giving Pledge, yakni janji memberikan sedikitnya setengah dari kekayaan mereka selama hidup. Selama 20 tahun, pasangan itu telah mendanai program medis di kota kediaman mereka. Mereka mulai membangun Marcus Autism Center dan mendanai organi sasi Autism Speaks. Di Shepherd Center, Marcus telah mendonasikan jutaan dolar, mendanai berbagai pro gram seperti SHARE Military Initiative, yakni program rehabilitasi untuk para veteran setelah serangan 9/11 yang mengalami luka otak trau matik dan PTSD sehingga mendapat perawatan terbaik.

Children’s Healthcare of Atlanta yang sekarang mengelola Marcus Autism Center telah menerima se kitar USD50 juta. Pada 2016, Piedmont Hospital memberi USD75 juta untuk Piedmont Heart Institute. “Kami sebenarnya akan mem beri kan lebih dari setengah kekayaan kami. Kami memberi sekitar 90% dari total properti saya. Karena, kami pikir isu-isu seperti ini, amalsepertiini, yangmenyelamatkannyawa ter bilang sangat penting,” ujar Marcus. Marcus merupakan pengusaha dan filantropis yang lahir pada 12 Mei 1929. Dia cofounder Home Depot dan menjadi CEO per – t ama perusahaan itu.

Dia menjabat Kepala Komisaris hingga pensiun pada 2002. Dia lahir dari orang tua imigran Rusia di Newark, New Jersey. Dia tumbuh di rumah petak dan lulus dari South Side High School pada 1947. Marcus ingin menjadi dokter, tapi tidak mampu membayar biaya kuliah sehingga bekerja untuk ayahnya sebagai pembuat furnitur selama kuliah di Universitas Rutgers hingga mem per oleh gelar sarjana farmasi. Marcus kemudian bekerja di toko obat sebagai apoteker, tapi lantas lebih tertarik di sisi bisnis retail.

Dia pun pindah bekerja di perusahaan kosmetik dan mencoba ber – bagai pe kerjaan retail lainnya hingga meraih posisi sebagai CEO Handy Dan Improve ment Centers, jaringantokoperbaikanrumah yang berbasis di Los Angeles. Pada 1978, dia dan temannya, Arthur Blank, dipecat selama konflik per usa ha – an di Handy Dan. Pada 1979, Marcus dan Blank mendirikan per usahaan retailer peralatan perbaikan rumah ber nama The Home Depot dengan bantuan guru merchandising Pat Farrah dan bankir investasi asal New York Ken Langone yang mem bentuk grup investor.

Kehadiran Home Depot langsung merevo lusi bisnis per baikan rumah de ngan konsepgudang nya. Blank, Marcus, dan Langone pun men jadi miliarder. Marcus menjadi CEO per tama Home Depot selama 19 tahun dan menjadi kepala komi – saris hingga pensiun pada 2002.

Post Terkait