Catat! Waskita Beton Siapkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mengalokasikan dana sebesar Rp1 triliun untuk pembelian kembali (buyback) saham perseroan sebanyak-banyaknya 7% atau setara 1,84 miliar saham.

Aksi korporasi ini bertujuan untuk memaksimalkan nilai pemegang saham, mengingat harga saham WSBP saat ini sudah berada di bawah harga pelepasan perdana saham (initial pubic offering /IPO).

”Harga saham kami saat ini tidak mencerminkan kondisi fundamental perseroan serta prospek industri precast beton di Tanah Air,” kata Direktur Utama Waskita Beton Precast Jarot Subana dalam paparan publik perseroan di Jakarta kemarin.

Untuk itu, perseroan telah menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) dan telah memper oleh persetujuan dari para pemegang saham. Rencana buyback saham akan dilakukan se lama 18 bulan, yakni mulai 27 Juli 2017 hingga 27 Januari 2019.

Lebih lanjut, Jarot menjelaskan, tahun lalu pendapatan anak perusahaan PT Waskita Karya Tbk (Persero) Tbk tersebut tumbuh 78%, dengan laba bersih tumbuh 90% yang dibandingkan tahun 2015. Untuk tahun ini, perseroan menargetkan pendapatan tumbuh 63% dengan laba naik 85%.

”Capaian dan tingginya target pertumbuhan tersebut menjadi keyakinan kami untuk buyback,” ujarnya. Sementara itu, Direktur Keuangan Waskita Beton Precast Budi Setyono menjelaskan dalam rencana buyback tersebut, perseroan menyiapkan alokasi dana Rp1 triliun dari kas internal.

Menurut dia, pada semester II-2017 perseroan berencana menjadwalkan penerimaan kas dari pencairan piutang yang cukup besar mencapai Rp1,4 triliun. Dana tersebut lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan dana buyback .

”Semester ini kami ada pencairan piutang Rp1,4 triliun, tentu lebih dari cukup untuk kebutuhan dana buyback sehingga tidak mengganggu ekspansi dan modal kerja,” tandasnya.

WSBP telah menggelar IPO pada September 2016. Emiten produsen beton pracetak ini melepas saham ke publik dengan harga Rp490 per saham dan meraup dana segar sebesar Rp5,1 triliun.

Post Terkait