Bursa Regional Datar, IHSG Stagnan di Jeda Siang

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertahan di rentang tipis. IHSG siang ini parkir di rentang tipis 5.830, atau turun 0,01%.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini juga stagnan. Dolar AS berada di posisi Rp 13.325 dibandingkan posisi sore pekan lalu Rp 13.320.

Pada perdagangan preopening, IHSG melemah 11,016 poin (0,19%) ke level 5.820,011. Sedangkan Indeks LQ45 turun 2,778 poin (0,29%) ke level 971,351.

Membuka perdagangan awal pekan, Senin (31/7/2017), IHSG berkurang 7,702 poin (0,13%) ke level 5.823,325. Indeks LQ45 mundur 2,671 poin (0,27%) ke level 971,458.

Jeda siang, IHSG berkurang tipis membuat lajunya cenderung stagnan. IHSG turun 0,726 poin (0,01%) ke 5.830,301. Indek LQ45 berkurang 0,926 poin (0,10%).

Posisi tertinggi IHSG sempat terjadi di level 5.840,115 dan terendah di 5.816,53. Transaksi siang ini cenderung moderat. Hingga siang ini, telah terjadi 169.053 kali transaksi sebanyak 3,6 miliar lembar saham senilai Rp 2,8 triliun.

Laju IHSG diwarnai penguatan 5 sektor saham dan 5 sektor saham sisanya melemah. Saham yang menguat paling tinggi adalah sektor perdagangan yang menguat 1,16%.

Sementara pelemahan dipimpin sektor konsumsi yang melemah 0,98%. Sebanyak 168 saham menguat, 151 saham melemah dan 105 saham stagnan.

Wall Street cetak rekor baru akhir pekan lalu setelah Indeks Dow Jones naik 0,15% ke level tertinggi 21.830,31. Bursa Eropa cenderung negatif di hari Jumat lalu.

Laju bursa-bursa Asia cenderung variatif. Bursa saham China dan Hong Kong menguat, sementara sisanya melemah. Penguatan harga komoditas masih berlanjut.

Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
Indeks Nikkei 225 melemah 4,07 poin (0,02%) ke level 19.955,77.
Indeks Hang Seng naik 265,10 poin (0,98%) ke level 27.244,49.
Indeks Komposit Shanghai menguat 18,70 poin (0,57%) ke level 3.271,94.
Indeks Straits Times turun 9,47 poin (0,28%) ke level 3.321,28.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers diantaranya adalah United Tractors (UNTR) naik Rp 650 ke Rp 30.000, Matahari (LPPF) naik Rp 500 ke Rp 12.700, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 300 ke Rp 14.800 dan Metropolitan Kentjana (MKPI) naik Rp 225 ke Rp 25.200.

Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) turun Rp 3.025 ke Rp 76.775, Bank of India (BSWD) turun Rp 290 ke Rp 1.510, Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 225 ke Rp 9.825 dan Indocement (INTP) turun Rp 225 ke Rp 17.425.

Post Terkait