Bursa Asia Mixed Abaikan Pertumbuhan Ekonomi Jepang 4%

Bursa saham Asia dibuka bergerak dua arah (mixed) pada perdagangan hari Senin waktu setempat di tengah pertumbuhan ekonomi Jepang yang melampaui ekspektasi pasar. Di sisi lain, investor juga menunggu rentetan data dari China, salah satunya soal produksi industri China yang diumumkan hari ini.

Melansir CNBC, Senin (14/8/2017) indeks saham acuan di Jepang Nikkei turun 1,05%. Pelaku pasar tampaknya mengabaikan berita utama soal pertumbuhan ekonomi Jepang yang tumbuh 4% pada kuartal kedua tahun ini Pertumbuhan ini jauh melebihi perkiraan di level 2,5%.

Sementara itu, indeks saham acuan di Korea Selatan, Kospi naik 0,56% setelah ditekan dengan adanya ketegangan geopolitik pada minggu lalu. Di Australia, indeks ASX 200 naik 0,32% dengan indeks yang lebih luas didorong oleh kenaikan di sub-indeks teknologi informasi, industri dan konsumen. Sementara, pasar saham di Thailand tutup karena tanggal merah.

Ke depan, para investor akan fokus pada rentetan data China yang akan diumukan pada hari, seperti hasil produksi China, penjualan eceran hingga investasi. Sementara itu, pelaku pasar juga memantau tingkat inflasi di India.

Saat ini, pelaku pasar juga mengawasi perkembangan di semenanjung Korea setelah adanya ketegangan antara AS dan Korea Utara pekan lalu.

Post Terkait