Bursa Asia Dibuka Naik, Imbas Penguatan Wall Street

Bursa saham di Asia dibuka naik di awal perdagangan. Laju indeks terdongkrak pasar saham di Amerika Serikat (AS), Wall Street yang berhasil mencetak rekor.

Seperti dilansir CNBC, Jumat (1/12/2017), indeks acuan di Jepang, Nikkei 225 naik tipis 0,1% dan 1% dalam sepekan. Indeks Topix menguat tipis 0,7%.

Saham Toyota turun dari kenaikan sekitar 1% menjadi perdagangan 0,14% , Honda naik 0,96% dan Mitsubishi Electric menghentikan kenaikan perdagangan.

Di tempat lain, saham Sharp naik 6,51% pada perdagangan pagi, setelah perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka mendapat persetujuan dari Bursa Efek Tokyo untuk kembali ke blue chip pada 7 Desember 2017.

Sementara itu, indeks acuan Korea, Kospi mencetak kenaikan yang datar yakni 0,3%. Indeks Hong Kong juga naik tipis 0,5% di awal perdagangan.

Indeks acuan Australia, ASX200 naik 0,45%. Saham-saham yang mempengaruhi kenaikan yakni sektor keuangan, seperti ANZ naik 1,12% dan Westpac menguat 1,08%.

Kenaikan pada indeks di Asia terjadi setelah pasar di AS mengumumkan undang-undang perpajakan Amerika Serikat (AS). Investor kini menunggu hasil pemungutan suara Senat perihal kebijakan pajak ini.

Selain itu, dolar AS berakhir melemah melawan mata uang lainnya karena adanya penundaan pemungutan suara terkait rencana pajak di AS. Di antara mata uang utama lainnya, yen Jepang diperdagangkan pada 112,49 terhadap dolar.

Dolar Australia terangkat USD0,7566, sementara euro diperdagangkan pada USD1,1904. Pound Inggris naik dari level mendekati USD1,33 pada minggu sebelumnya untuk diperdagangkan pada USD1,3533.

Post Terkait