Belum Putus Asa Cetak Rekor Lagi, IHSG Dibuka Menguat ke 5.906

Pasar saham Indonesia nampaknya belum patah semangat, dan kembali mencoba mencetak rekor, setelah pada perdagangan akhir pekan kemarin dilanda aksi profit taking. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 1,03 poin atau 0,02% ke 5.906.

IHSG dibuka dengan 114 saham menguat, 56 saham melemah, dan 120 saham stagnan. Mengawali perdagangan, telah terjadi transaksi Rp214 miliar dari 535,3 juta lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 0,4 poin atau 0,05% ke 939, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,46 poin atau 0,06% ke 739, indeks IDX30 turun 0,39 poin atau 0,07% ke 537 dan indeks MNC36 turun 0,24 poin atau 0,07% ke 3358.

Sektor penopang IHSG bergerak dua arah, dengan sektor tambang memimpin pelemahan sebesar 0,33%. Sementara sektor-sektor yang berada di zona hijau, dipimpin oleh industri dasar yang naik 0,33%

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham Lippo Karawaci Tbk (LPKR) naik Rp10 atau 1,46% ke Rp695. saham PT KMI Wire & Cable Tbk (KBLI) naik Rp26 atau 5,63% ke Rp488, dan saham PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) naik Rp40 atu 3,08% ke Rp1.340.

Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT Sitara Propertindo Tbk (TARA) Rp10 atau 1,46% ke Rp675, saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) turun Rp6 atau 1,7% ke Rp346, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp150 atau 0,8% ke Rp18.650.

Post Terkait