Baznas Bisa Himpun Dana Zakat dari PNS hingga Rp18 Triliun

Pemerintah melalui Kementerian Agama berencana memfasilitasi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk berzakat melalui pemotongan penghasilannya. Saat ini, Kementerian Agama tengah mempersiapkan aturan mengenai pungutan zakat yang berasal dari gaji dan tunjangan yang beragama muslim.

Deputi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Arifin Purwakananta menyambut baik wacana yang tengah di usulkan pemerintah. Karena jika hal tersebut bisa terealisasi, potensi zakat yang didapatkan dari ASN bisa mencapai Rp 10 triliun.

“Target penghimpunan zakat kita pada tahun ini kan Rp8,7 triliun. Kalau ASN ini bisa berzakat semua maka kita bisa menghimpun Rp15 sampai 18 triliun,” ujarnya saat ditemui Okezone.

Jumlah potensi Rp10 triliun tersebut didapatkan berdasarkan perhitungan yang dilakukan berdasarkan jumlah zakat yang harus dikeluarkan dikalikan jumlah PNS beragama muslim diseluruh Indonesia. Untuk jumlah zakat yang dikeluarkan yang dihitung berdasarkan haul PNS golongan terendah adalah Rp80.000 per orang yang akan dipotong untuk berzakat.

Sementara berdasarkan data Badan Kepagaiwaian Negara (BKN) jumlah hingga saat ini ada sekitar 4,3 juta PNS yang terdaftar. Untuk jumlah PNS muslim sendiri ada sekitar 3,5 juta yang terdaftar di BKN.

“Jadi Rp80.000 (diambil dari PNS golongan terendah) dikalikan saja jumlah ASN muslim kita ambil 3,5 juta,” jelasnya.

Sementara itu, Baznas sendiri berhasil mengumpulkan Rp6 triliun dana zakat yang berasal dari seluruh Indonesia. Dari jumlah Rp6 triliun tersebut 25% berasal dari dana zakat PNS.

Sementara untuk target penghimpunan zakat ditahun 2018, Baznas berharap bisa menghimpun Rp 8,7 triliun. Sedangkan dana yang dihimpun dari ASN diharapkan bisa Rp5 triliun.

Sebagai informasi sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin mengatakan potensi zakat yang berasal dari PNS bisa mencapai Rp10 triliun per tahunya. Dengan jumlah sebanyak itu, cukup membuktikan jika potensi zakat yang berasal dari penghasilan PNS sangatlah besar.

Post Terkait