Banyak Kartu Kredit Ditutup, Jumlahnya Masih Wajar?

Jumlah kartu kredit beredar mengalami penurunan. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) terjadi penurunan jumlah sejak awal 2017 hingga Agustus 2017.

Menanggapi hal tersebut Kepala Divisi Bisnis Kartu Kredit BNI, Corina Leyla Karnalies menjelaskan secara industri memang terjadi penurunan kartu kredit.

“Karena adanya pembersihan kartu doormant atau kartu yang sudah tidak produktif oleh bank,” kata Corina kepada detikFinance, Selasa (10/10/2017).

Corina menjelaskan jika penurunan atau penutupan Kartu Kredit BNI yang terjadi lebih disebabkan kartu yang sudah ditutup sesuai permintaan nasabah.

“Jumlah kartu yang ditutup masih wajar,” imbuh dia.

Mengutip laporan keuangan BNI per Juni 2017 penyaluran pembiayaan kartu kredit mencapai Rp 11,48 triliun atau mengalami pertumbuhan 14,1% secara year on yeardibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 10,06%.

Porsi kartu kredit BNI menyumbang 17,1% dari total penyaluran kredit konsumer. Sementara dari jumlah kartu, saat ini BNI telah menerbitkan 1,71 juta kartu kredit hingga semester I 2017.

Jumlah tersebut hanya tumbuh 1,54% secara yoy, sementara secara tahun berjalan atau year to date (ytd) jumlah kartu kredit BNI menurun sebanyak 1,32% atau 23.000 kartu.

Dari data alat pembayaran penggunakan kartu (APMK) BI, awal 2017 jumlah kartu kredit tercatat 17,49 juta keping, namun Agustus kartu kredit tercatat 16,89 juta keping.

Post Terkait