Bank Sentral Eropa Tahan Suku Bunga, Harga Emas Meroket

Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menguat lebih lanjut pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Harga emas menguat didukung keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) untuk mempertahankan tingkat suku bunga tidak berubah.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari, naik USD8,5 atau 0,68%, menjadi menetap di USD1.257,10 per ounce.

Kenaikan suku bunga sesuai dengan perkiraan sebesar 0,25% oleh Federal Reserve AS, gagal menghambat kenaikan emas berjangka, yang selanjutnya didorong oleh keputusan ECB.

Dewan Gubernur ECB memutuskan bahwa tingkat suku bunga pada operasi refinancing (pembiayaan kembali) utama dan tingkat suku bunga atas fasilitas pinjaman marjinal dan fasilitas deposito akan tetap tidak berubah, masing-masing pada 0,00%, 0,25% dan -0,40%.

“Dewan Gubernur memperkirakan suku bunga ECB tetap berada pada tingkat sekarang untuk jangka waktu yang lama, dan melewati perspektif pembelian aset bersih,” kata ECB dalam sebuah pernyataan. Bank Sentral Inggris (Bank of England/BoE) dan Bank Sentral Swiss (Swiss National Bank) juga memutuskan untuk mempertahankan suku bunga masing-masing.

Emas berjangka juga didukung oleh jatuhnya ekuitas. Dow Jones Industrial Average AS, S&P 500 dan Nasdaq semuanya jatuh ke wilayah negatif.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 6,5 sen atau 0,41%, menjadi menetap di USD15,934 per ounce. Platinum untuk penyerahan Januari naik USD5,8 atau 0,66%, menjadi ditutup di USD881,20 per ounce.

Post Terkait