Bandara Kertajati, Bukti Sayang Presiden Jokowi ke Masyarakat Jawa Barat

Pemerintah memastikan Bandar Udara (Bandara) Internasional Kertajati di Kabupaten Majalengka bisa beroperasi pada tahun depan. Target tersebut semakin realistis ketika Pemerintah pusat melalui PT Angkasa Pura II melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pengoperasian Bandara Kertajati.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Agus Santoso mengatakan, pengoperasian Bandara Kertajati merupakan bentuk rasa cinta Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap masyarakat Jawa Barat. Karena dengan beroperasinya Bandara Kertajati ini, masyarakat Jawa Barat tidak perlu jauh-jauh lagi datang ke Jakarta untuk ke Bandara.

 “Tadi itu MoU untuk pengoperasian antara Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) dengan Angkasa Pura II. Jadi bandara BIJB merupakan bukti rasa kadedeuh (kesayangan) Presiden Jokowi terhadap masyarakat Jawa Barat,” ujarnya saat ditemui di Kantor Koordinator bidang Kemaritiman, Jakarta, Selasa, (12/9/2017).

Dengan adanya Bandara Kertajati juga lanjut Agus, calon jamaah haji Jawa Barat tidak perlu jauh-jauh lagi datang ke Jakarta. Pasalnya mulai tahun depan, Bandara ini sudah bisa dipakai untuk mengangkut calon jamaah haji asal Jawa Barat.

“Untuk tahun depan itu sudah bisa dipakai untuk bandara Internasional untuk dipakai jamaah haji. Karena memang Bandara ini (Kertajati) ini oleh pak presiden akan dijadikan Embarkasi haji,”jelasnya

Tentunya lanjut Agus, hal tersebut memberikan kemudahan tersendiri bagi para jamaah haji asal Jawa Barat. Selain itu tentunya Bandara ini juga bisa memberikan solusi kepadatan yang ada di Bandara Soekarno-Hatta.

“Jadi masyarakat dari Jawa Barat langsung dari situ tidak perlu berbondong-bondong lari melalui Jakarta. Ini akan memberikan kemudahan bagi jamaah haji Jawa Barat dan memberikan Susi terhadap crowdednya Airport di Cengkareng,” kata Agus.

Post Terkait