Awali Perdagangan, IHSG Turun Tipis 1 Poin ke 5.910

Mengawali perdagangan awal pekan, pasar saham Indonesia dibuka melemah. Tercatat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis 1 poin atau 0,02% ke 5.910,16.

Namun setelah dibuka melemah, IHSG langsung menguat 2,1 poin atau 0,03% ke 5.913 pada pukul 09.02 WIB.

IHSG dibuka dengan 39 saham menguat, 13 saham melemah dan 59 saham stagnan. Dalam pembukaan ini, telah terjadi transaksi sebesar Rp27,7 muiliar dari 17 juta lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 0,2 poin atau 0,02% menjadi 983, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,3 poin atau 0,04% ke 735, indeks IDX30 turun 0,2 poin atau 0,04% ke 535 dan indeks MNC36 turun 0,4 poin atau 0,1% ke 337.

Sektor-sektor penggerak IHSG bergerak dua arah, dengan sektor industri dasar dan properti yang menguat masing-masing 0,4%. Sementara sektor konsumsi turun 0,1%.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp225 atau 1,2% (NIKL) naik Rp170 atau 4,9% ke Rp3.630, dan saham PT Indika Energy Tbk (INDY) naik Rp120 atau 6,1% ke Rp2.090.

Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp475 atau 0,7% ke Rp67.525, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp150 atau 0,8% ke Rp19.725, dan saham PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) turun Rp100 atau 0,8% ke Rp33.800.

Post Terkait