Asuransi Pendidikan, Yakin?

Pernah memperhatikan antrean di ruang tunggu praktik dokter kandungan atau dokter anak? Atau di sekolah Playgroup/TK? Ada agen yang rajin mencari nasabah di 2 tempat tersebut. Tak jarang agen ini juga salah satu dari para orang tua ini.

Produk asuransi pendidikan ini rajin ditawarkan oleh agen-agen asuransi pada pasien dokter kandungan atau orang tua pasien dokter anak, juga di sekolah-sekolah Play Group atau TK. Mengapa? Karena di sana terdapat orang tua yang sudah membutuhkan biaya pendidikan, sehingga menjadi target market yang potensial.

Asuransi pendidikan banyak diambil oleh sebagian masyarakat Indonesia dengan alasan adanya tambahan manfaat proteksi jika terjadi risiko di kemudian hari. Bahkan sebagian tidak memahami produk yang mereka beli, hanya ikut apa kata agen.

Apa sebenarnya asuransi pendidikan ini? Meski sebenarnya TIDAK ADA yang namanya asuransi pendidikan, namun Asuransi Pendidikan adalah asuransi sekaligus investasi untuk menyiapkan dana pendidikan. Secara kategori termasuk produk asuransi jiwa whole life, endowment atau unit link. Jenis terbanyak di dekade terakhir adalah asuransi pendidikan kategori unit link. Padahal unit link ini termasuk produk yang sangat canggih, hanya digunakan (dibeli) untuk kasus tertentu, salah satu contohnya untuk tax planning.

Dalam asuransi pendidikan, Dana Tahapan biasanya cair setiap jenjang masuk sekolah, dimulai tahun ke-5 sejak kepesertaan pada jenjang terdekat. Misal anak usia 4 tahun, maka dana tahapan pertama cair untuk jenjang masuk SMP.

Yakin akan membeli asuransi pendidikan? Sebelumnya mari kita lihat beberapa fakta pendidikan dan asuransi berikut:
1. Rata-rata kenaikan gaji di indonesia tahun 2016 sebesar 7-10%, turun dari tahun 2015 sebesar 12% ( Kelly Services Indonesia).
2. Data IARFC Indonesia, kebutuhan biaya pendidikan untuk kuliah saja di 18 tahun mendatang sekitar Rp 2-6 miliar.
3. Data menunjukkan inflasi pendidikan di indonesia di angka 10%-20% per tahun, lebih besar dari kenaikan gaji.
4. Untuk mengejar terpenuhinya kebutuhan biaya pendidikan, maka harus mencari instrumen investasi dengan imbal hasil di atas kenaikan biaya pendidikan. Salah Instrumen Investasi membuat realisasi hasil investasi jauh dari yang dibutuhkan, dan memerlukan alokasi nominal yang besar untuk mendekati yang dibutuhkan.
5. Asuransi berfungsi melindungi kehilangan pendapatan pencari nafkah utama, yang biasanya bapak sebagai kepala rumah tangga, dalam bentuk uang pertanggungan.
6. Kebutuhan proteksi kehilangan pendapatan akibat tutup usia (Uang Pertanggungan) atau cacat tetap total (TPD) dengan metode Income Replacement Based (IRB) setidaknya sejumlah pendapatan total selama sisa masa pensiun.

Setelah mengetahui fakta biaya pendidikan dan kebutuhan asuransi, selanjutnya bagaimana dengan fakta asuransi pendidikan? Silakan polis asuransi pendidikan dibuka dan dibaca, kita bahas fakta asuransi pendidikan dalam artikel selanjutnya.

Cukup kah? Belum tentu. Apalagi lihat angkanya pasti serem deh. Nah makanya belajar cara menghitung dan mempersiapkannya. Ke mana? Ikuti workshop dan kelas-kelas yang ada. Untuk workshop Kaya Raya Dengan Reksa Dana di bulan November bisa dibuka di sini. Untuk belajar mengelola gaji bulanan bisa ikut workshop CPMM, info buka di sini. Sementara untuk ilmu yang lengkap, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya, info buka di sini. Selain itu bisa juga bergabung di akun Telegram group kami dengan nama Seputar Keuangan atau klik di sini.

Semoga bermanfaat, Berdayakan Keuangan Anda bersama kami.

Post Terkait