Ada Kurma Hingga Air Zamzam di Tanah Abang, dari Mana Asalnya?

Selain dikenal sebagai pusat grosir tekstil, Pasar Tanah Abang di Jakarta Pusat juga sudah dikenal sebagai pusat penjualan oleh-oleh haji khas Tanah Suci.

Mulai dari toko hingga pedagang kaki lima di sekitar Jalan KH. Mas Mansyur, Tanah Abang, ramai berjejer menawarkan berbagai oleh-oleh haji, mulai dari kurma, kacang, sajadah, hingga air zam-zam. Tak heran jika daerah ini menjadi pusat penjualan oleh-oleh haji.

Kurma yang dijual di Pasar Tanah Abang seluruhnya diimpor dari beberapa negara seperti Iran, Arab Saudi, Mesir, dan sejumlah negara Timur Tengah lainnya. Tak hanya itu, kurma dari Amerika Serikat juga ternyata ada di sana.

“Kurma dari Iran, Tunisia, Arab, sampai Amerika ada. Macam-macam ada di sini,” ungkap Razi, salah seorang pemilik toko oleh-oleh haji di Pasar Tanah Abang saat berbincang dengan detikFinance, Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Razi menjelaskan, kurma dari Amerika sebetulnya kurma asli Palestina. Kemudian, kurma asal Palestina tersebut dikemas dan dilabeli asal AS. Lebih lanjut dia mengatakan, kurma yang dijual juga memiliki harga yang berbeda-beda.

“Kalau asal Arab Saudi itu Kurma Ajwa namanya, harganya lebih tinggi Rp 380 ribu sekilo. Kalau Amerika sekitar Rp 200 ribu/kilo. Kalau dari Iran murah, paling hanya Rp 65 ribu/kg,” terangnya.

Walau demikian, kata Razi, para pelanggan yang datang ke tokonya saat ini lebih banyak mencari sajadah dibanding kurma. Sajadah yang ada pun merupakan hasil impor dari Turki bahkan China. Harganya pun beragam.

“Kalau dari Turki kualitasnya tinggi, harganya mahal kalau sekodi ada yang Rp 650 ribu bisa sampai Rp 4 jutaan sekodi. Kalau China mulai dari Rp 350 ribu – Rp 700 ribu sekodi, lebih murah karena beda bahannya,” terangnya.

Sementara untuk air zamzam yang dijual dalam kemasan galon berukuran 5 liter didatangkan langsung dari Arab Saudi. Dirinya pun menjamin bahwa air zamzam yang dijual adalah produk asli.

“Kalau air zamzam itu asli dari Arab Saudi,” tukasnya.

Post Terkait